There was an error in this gadget

Feb 14, 2011

ANGIN...


angin semalam,
kesegarannya menampar pipi
amat dingin kurasakan
bagaikan sebuah mimpi
ia datang
memberi kebahagiaan
menjadi pelindung
dan dinding kekuatan

hari ini
anginnya masih dapat ku rasakan
namun tidak seindah semalam
dinginnya kurang
halusnya tiada
terpanah rasa jiwaku

esok
di manakah angin yang ku cari
seindah pelangikah ia
sekuat matahari kah sinarannya
mampukah diriku bertahan tanpamu
menanti tak bermasa
kunjungnya tiada datang
berdarah diriku
ku harapkan angin itu
bersama aku
sehingga jasad terbelah



nurkilan
adleradhylaisak untukmu




No comments: